Rentetan Guguran Awan Panas Terjadi di Gunung Merapi Hari Ini

Sepanjang Minggu (27/6/2021) ini, Gunung Merapi terpantau meluncurkan rentetan guguran awan panas. Guguran awan panas terjadi pada pukul 05.34 WIB dan tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi 100 detik. "Jarak luncur 1.000 m ke tenggara," terang Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, Minggu (27/6/2021).

Selang beberapa menit, tepatnya pukul 06.10, gunung setinggi 2.968 mdpl tersebut kembali meluncurkan guguran awan panas. Material vulkanik mengarah ke barat daya yang jaraknya mencapai 1.300 meter. "Tercatat di seismograf dengan amplitudo 33 mm dan durasi 99 detik," terangnya.

Kemudian, sepanjang periode pengamatan pukul 00.00 06.00 WIB teramati pula 12 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya. Kala itu, kondisi cuaca di GunungMerapi adalah cerah, berawan, dan mendung. "Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15 22 °C, kelembaban udara 70 90 %, dan tekanan udara 568 709 mmHg," papar Hanik.

Menimbang hasil pengamatan itu maka status GunungMerapi masih berada di level III atau Siaga sejak 5 November 2020 lalu. Terkait potensi bahaya saat ini meliputi guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.