Manfaat Batu Bara dan Daerah Penghasil Batu Bara Terbesar Di Indonesia

Batu bara merupakan batuan sedimen yang terbentuk dari sisa endapan organik dan mudah terbakar. Berdasarkan penelitian para ahli geologi, batu bara terbentuk sekitar 340 juta tahun yang lalu. Batu bara sendiri berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang telah membusuk selama ratusan juta tahun yang lalu.

Berbicara soal batu bara, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas tentang manfaat batu bara dan daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesa.

Manfaat Batu Bara

Ada banyak manfaat batu bara untuk kehidupan manusia sehari-hari, antara lain:

  1. Penyedia Lapangan Pekerjaan

 

Manfaat batu bara yang pertama adalah penyedia lapangan pekerjaan. Batu bara telah berkontribusi dalam perekonomian terhadap masyarakat di sekitar pertambangan. Tercatat sekitar 6,5 juta orang bekerja di pertambangan, pemrosesan, dan pengiriman batu bara.

 

  1. Menopang Pertumbuhan Perekonomian

 

Manfaat batu bara selanjutnya adalah menopang pertumbuhan perekonomian Negara dengan dilakukannya ekspor bahan tambang. Batu bara juga telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang kemudian menjadi pendorong laju perekonomian Negara.

 

  1. Membantu Produksi Bahan Padat Energi

 

Lantaran harganya yang terjangkau, batu bara menjadi sumber energi yang paling banyak digunakan dalam proses pembuatan bahan padat energi lainnya, seperti aluminium, semen, dan kapur. Semua bahan-bahan tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur terutama sarana transportasi.

 

  1. Penghasil Gas

 

Manfaat batu bara lainnya adalah sebagai penghasil gas. Perlu diketahui bahwa gas alam berasal dari batu bara yang didapatkan secara alami dari tanah dengan menggunakan teknologi canggih. Gas tersebut kemudian dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti produk solar, bahan bakar industri, produk hydrogen, dan pembangkit listrik tenaga gas.

 

  1. Menghasilkan Mineral Lain

 

Perlu diketahui bahwa sisa-sisa bahan batu bara bisa menghasilkan mineral lain, seperti fenol dan naftalena. Fenol merupakan bahan yang digunakan dalam pembuatan obat kumur dan sejumlah produk cairan pembersih. Sedangkan, naftalena merupakan senyawa mineral yang digunakan untuk memproduksi resin, plastik, dan insektisida.

Daerah Penghasil Batu Bara di Indonesia

Berikut ini merupakan beberapa daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia:

  1. Meulaboh Aceh Barat

 

Meulaboh Aceh Barat merupakan salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia. Meulaboh adalah sebuah kota yang terletak di Kecamatan Kaway XVI, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

 

Meulaboh Aceh Barat ini memiliki sebuah tambang batu bara 15 lapisan dengan kedalaman sekitar 100 meter dengan ketebalan sekitar 9,5%.

 

Setiap kedalaman meter akan mampu menghasilkan sekitar 500 juta ton batu bara cadangan. Maka dari itu, daerah Meulaboh Aceh Bara bisa dikatakan mampu menghasilkan batu bara dengan jumlah yang cukup besar.

 

Tercatat ada sekitar 500.000 cadangan batu bara yang dimiliki oleh tambang di daerah Meulaboh Aceh Barat.

 

  1. Lahat Sumatera Selatan

 

Daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia selanjutnya adalah Lahat Sumatera Selatan. Lahat mengubah daerah kabupaten yang lokasinya tepat di Provinsi Sumatera Selatan. Di Lahat Sumatera Selatan ini tercatat ada sekitar 36 perusahaan batu bara dengan luas wilayah sekitar 31.454,4 hektar.

 

Dengan banyak perusahaan batu bara membuat daerah Lahat Sumatera Selatan mampu menghasilkan sekitar 20 juta ton batu bara per tahunnya.

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang manfaat batu bara dan daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *