Calon Pengantin Tewas Tenggelam saat Mandi di Sungai, Berencana Menikah setelah Lebaran

Seorang gadis bernama Sahara Yurika (15) tewas tenggelam saat mandi di sungai. Padahal, korban berencana akan melangsungkan pernikahan setelah Lebaran nanti. Peristiwa nahas itu terjadi di Sungai Air Keruh, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Senin (10/5/2021).

Sahara Yurika tewas tenggelam bersama keponakannya bernama Zahra (5 tahun) di Sungai Air Keruh, kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang. Noverman Subhi, Camat Paiker menceritakan kronologinya, Selasa (11/5/2021). Mulanya Sahara Yurika mengajak adiknya Dea Aprilia untuk berkunjung ke rumah pamanya yakni Yayan (45) yang ada di desa Muara Sindang.

Setibanya di rumah Yayan, Sahara Yurika bersama adiknya Dea Aprilia mengajak dua anak Yayan yakni Zahra dan Zara untuk mandi ke sungai air keruh yang memang terletak tidak jauh dari rumah Yayan. "Nahas saat berenang di sungai ke empat korban tenggelam diduga tidak bisa berenang," Kata Noverman. Deri, salah satu warga yang saat itu sedang buang air besar tidak jauh dari lokasi korban tenggelam mendengar jeritan minta tolong dari korban.

"Saya sempat menolong namun hanya sempat menyelamatkan dua orang korban saja yakni Dea Aprilia dan Zara, sedangkan dua lagi yakni Yurika dan Zahra tidak terselamatkan," Ungkap Deri. Hingga berita ini ditulis kedua korban sudah ditemukan oleh warga dimana sebelumya jasad dari Zahra sempat menghilang beberapa jam terbawa arus sungai hingga akhirnya ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian. "Jasad Yurika lebih dulu ditemukan sedangkan jasad Zahra sempat hilang terbawa arus sungai hingga akhirnya ditemukan oleh warga di malam harinya," Ujar Noverman.

Ditambahkan Noverman berdasarkan penuturan salah satu keluarga dekat korban, rencananya Sahara Yurika akan melangsungkan pernikahan setelah hari raya Idul Fitri. Terakhir Noverman juga menyampaikan menurut cerita masyarakat setempat sungai air keruh memiliki cerita dimana disetiap tahunnya sungai ini selalu menelan korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published.